MASALAH
MASALAH SOSIAL
BAB I
PENDAHULUAN
Segala puji
syukur atas kehadirat Tuhan Yang Maha Pemurah, karena berkat kemurahanNya
makalah ini dapat saya selesaikan. Makalah ini disusun agar kita dapat
memperluas wawasan kita tentang Ilmu Sosial Dasar.
Makalah ini
dibuat dalam rangka pembelajaran mata kuliah Ilmu Sosial Dasar (softskil).
Pemahaman tentang manusia dan hal – hal yang berkaitan dengannya sangat
diperlukan, dengan suatu harapan suatu masalah dapat diselesaikan dan dihindari
kelak, sekaligus menambah wawasan bagi kita semua.
Makalah ini,
tentunya masih jauh dari kesempurnaan, karena penulis juga masih dalam tahap
pembelajaran. Oleh karena itu arahan, koreksi dan saran, sangat penulis
harapkan. Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada
pembaca.
BAB II
PEMBAHASAN
Permasalahan sosial
merupakan sebuah gejala atau fenomena yang muncul dalam realitas kehidupan
bermasyarakat. Dalam mengidentifikasi permasalahan sosial yang ada di
masyarakat berbeda-beda antara tokoh satu dengan lainnya.
Definisi Permasalahan
Sosial Menurut Para Ahli
1. menurut pendapat
Soerjono Soekanto, Masalah Sosial adalah suatu ketidaksesuaian yang terjadi
antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat, dimana ketidaksesuaian tersebut
dapat membahayakan kehidupan kelompok sosial masyarakat.
2. Menurut Bulmer dan
Thompson, Pengertian Masalah Sosial ialah suatu kondisi yang terjadi dimana
dapat mengancam nilai-nilai di dalam masyarakat, sehingga dapat berakibat pada
sebagian besar dari anggota masyarakat.
3. Menurut Martin S.
Weinberg mengemukakan pengertian masalah sosial, Masalah Sosial merupakan
situasi yang dinyatakan sebagai keadaan yang bertentang dengan nilai-nilai oleh
warga masyarakat yang cukup penting, dimana masyarakat sepakat melakukan suatu
tindakan guna mengubah situasi tersebut.
4. Menurut Soetomo
masalah sosial adalah sebagai suatu kondisi yang tidak diinginkan oleh sebagian
besar warga masyarakat.
5. Menurut Lesli,
masalah sosial sebagai suatu kondisi yang mempunyai pengaruh terhadap kehidupan
sebagian besar warga masyarakat sebagai sesuatu yang tidak diinginkan atau
tidak disukai dan karena perlunya untuk diatasi atau diperbaiki.
Contoh Masalah Sosial
1. Kemiskinan
Kemiskinan yaitu merupakan suatu keadaan yang dimana terjadi ketidak mampuan untuk dapat memenuhi kebutuhan dasar dalam kehidupan, diantaranya seperti: sandang, pangan dan papan. Kemiskinan bukan hanya terjadi di daerah-daerah plosok saja akan tetapi dapat terjadi juga di daerah perkotaan.
Kemiskinan yaitu merupakan suatu keadaan yang dimana terjadi ketidak mampuan untuk dapat memenuhi kebutuhan dasar dalam kehidupan, diantaranya seperti: sandang, pangan dan papan. Kemiskinan bukan hanya terjadi di daerah-daerah plosok saja akan tetapi dapat terjadi juga di daerah perkotaan.
2. Pengangguran
Pengangguran merupakan salah satu contoh dari permasalahan sosial saat ini, meningkatnya jumlah penagguran biasanya disebabkan oleh jumlah penduduk yang semakin meningkat sedangkan jumlah lapangan kerja yang masih terbatas atau masih sedikit, hal seperti ini harus segera di atasi oleh pemerintah dengan cara menyediakan lapangan kerja yang banyak supaya dapat mengurangi jumlah pengangguran.
Pengangguran merupakan salah satu contoh dari permasalahan sosial saat ini, meningkatnya jumlah penagguran biasanya disebabkan oleh jumlah penduduk yang semakin meningkat sedangkan jumlah lapangan kerja yang masih terbatas atau masih sedikit, hal seperti ini harus segera di atasi oleh pemerintah dengan cara menyediakan lapangan kerja yang banyak supaya dapat mengurangi jumlah pengangguran.
3. Masalah Pada
Pendidikan
Kurangnya pendidikan merupakan salah satu masalah sosial yang terjadi dalam masyarakan, misalnya seperti banyak anak-anak membantu orang tuanya untuk mencari nafkah, hal ini disebabkan karena ketidak mampuan mereka dalam membiayai sekolah.
Kurangnya pendidikan merupakan salah satu masalah sosial yang terjadi dalam masyarakan, misalnya seperti banyak anak-anak membantu orang tuanya untuk mencari nafkah, hal ini disebabkan karena ketidak mampuan mereka dalam membiayai sekolah.
4. Kriminilitas
Kriminalitas berasal dari kata crime yang artinya kejahatan. Kriminalitas adalah semua perilaku warga masyarakat yang bertentangan dengan norma-norma hukum pidana. Kriminalitas yang terjadi di lingkungan masyarakat dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, baik dari dalam maupun luar individu. Tindakan kriminalitas yang ada di masyarakat sangat beragam bentuknya, seperti pencurian, perampokan, pembunuhan, dan lain sebagainya. Tindakan kriminalitas yang terjadi di masyarakat harus menjadi perhatian aparat polisi dan masyarakat sekitar. Ada beberapa tindakan yang dapat dilakukan untuk menghindari terjadinya masalah kriminalitas di lingkungan masyarakat, antara lain:
Kriminalitas berasal dari kata crime yang artinya kejahatan. Kriminalitas adalah semua perilaku warga masyarakat yang bertentangan dengan norma-norma hukum pidana. Kriminalitas yang terjadi di lingkungan masyarakat dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, baik dari dalam maupun luar individu. Tindakan kriminalitas yang ada di masyarakat sangat beragam bentuknya, seperti pencurian, perampokan, pembunuhan, dan lain sebagainya. Tindakan kriminalitas yang terjadi di masyarakat harus menjadi perhatian aparat polisi dan masyarakat sekitar. Ada beberapa tindakan yang dapat dilakukan untuk menghindari terjadinya masalah kriminalitas di lingkungan masyarakat, antara lain:
a. Peningkatan dan
pemantapan aparatur penegak hukum.
b. Adanya koordinasi antara aparatur penegak hukum dengan aparatur pemerintah lainnya yang saling berhubungan.
c. Adanya partisipasi masyarakat untuk membantu kelancaran pelaksanaan penanggulangan kriminalitas.
d. Membuat undang-undang, yang dapat mengatur dan membendung adanya tindakan kejahatan.
b. Adanya koordinasi antara aparatur penegak hukum dengan aparatur pemerintah lainnya yang saling berhubungan.
c. Adanya partisipasi masyarakat untuk membantu kelancaran pelaksanaan penanggulangan kriminalitas.
d. Membuat undang-undang, yang dapat mengatur dan membendung adanya tindakan kejahatan.
5. Kesenjangan Sosial
Ekonomi
Kesenjangan sosial ekondmi merupakan perbedaan jarak antara kelompok atas dengan kelompok bawah. Faktor-faktor yang mendorong terjadinya kesenjangan sosial ekonomi di masyarakat, antara lain:
Kesenjangan sosial ekondmi merupakan perbedaan jarak antara kelompok atas dengan kelompok bawah. Faktor-faktor yang mendorong terjadinya kesenjangan sosial ekonomi di masyarakat, antara lain:
a. Menurunnya pendapatan per kapita.
b. Ketidakmerataan pembangunan di daerah-daerah.
c. Rendahnya mobilitas sosial.
d. Adanya pencemaran lingkungan alam.
b. Ketidakmerataan pembangunan di daerah-daerah.
c. Rendahnya mobilitas sosial.
d. Adanya pencemaran lingkungan alam.
Kesenjangan sosial
ekonomi dapat menimbulkan masalah di masyarakat, seperti munculnya tindakan
kriminal, adanya kecemburuan sosial, dan lain sebagainya. Oleh karena itu,
dalam masyarakat perlu adanya upaya untuk mengatasi kesenjangan sosial
tersebut. Adapun beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi
kesenjangan sosial ekonomi, antara lain;
a. Memberikan
kesempatan kepada masyarakat miskin untuk mendapatkan pendidikan yang layak.
b. Menciptakan lapangan pekerjaan sebanyak mungkin.
c. Adanya pemerataan pembangunan di daerah-daerah.
b. Menciptakan lapangan pekerjaan sebanyak mungkin.
c. Adanya pemerataan pembangunan di daerah-daerah.
Dampak Masalah Sosial
Di Masyarakat
Dalam lingkungan
masyarakat pasti terdapat berbagai macam permasalahan sosial. Contoh masalah
sosial di masyarakat, seperti kenakalan remaja, masalah kependudukan, masalah
pencemaran lingkungan, maupun masalah sosial lainnya. Adanya berbagai masalah
sosial di lingkungan masyarakat dapat membawa dampak bagi masyarakat itu
sendiri. Dampak yang muncul juga sangat beragam, baik dampak positif maupun
negatif. Adapun dampak dari adanya permasalahan sosial di masyarakat, antara
lain:
1. Meningkatnya tingkat kriminalitas.
2. Adanya kesenjangan antara orang kaya dan orang miskin.
3. Adanya perpecahan kelompok.
4. Munculnya perilaku menyimpang.
5. Meningkatkan pengangguran
2. Adanya kesenjangan antara orang kaya dan orang miskin.
3. Adanya perpecahan kelompok.
4. Munculnya perilaku menyimpang.
5. Meningkatkan pengangguran
Cara Mengatasi Maslah Sosial
Adapun beberapa cara
untuk mengatasi masalah sosial, yang diantaranya sebagai berikut ini:
1. Dapat meningkatkan
mutu dan pemerataan pendidikan.
2. Dapat meningkatkan kesadaran sosial.
3. Dapat menyediakan lapangan kerja yang banyak.
4. Dapat meningkatkan pemerataan pembangunan atau fasilitas publik.
5. Dapat mensosialisasilkan norma sosial dan nilai-nilai sosial.
6. Dapat memberikan sanksi sosial yang tegas bagi yang melanggar, dan lain-lain
2. Dapat meningkatkan kesadaran sosial.
3. Dapat menyediakan lapangan kerja yang banyak.
4. Dapat meningkatkan pemerataan pembangunan atau fasilitas publik.
5. Dapat mensosialisasilkan norma sosial dan nilai-nilai sosial.
6. Dapat memberikan sanksi sosial yang tegas bagi yang melanggar, dan lain-lain
BAB III
PENUTUP
Semoga dengan di
buatnya makalah ini dapat di mengerti oleh masyarakat luas bahwa banyak sekali
permasalahan permasalahan sosial yang ada. Untuk itu perlu adanya
penanggulangan yang serius agar dapat berkurang segala macam permasalahan
sosial yang ada di negri ini.
PUSTAKA
SOAL
1.
Apakah yang dimaksud permasalahan
sosial?
2.
Bagaimana pengertian permasalahan sosal
menurut Martin S. Weinberg ?
3.
Bagaimana pengertian permasalahan sosal
menurut lesli?
4.
Apasaja contoh permasalahan sosial?
5.
Apa permasalahan sosial yang paling
banyak diindonesia?
6.
Kenapa permasalahan sosial bisa terjadi?
7.
Bagaimana caranya mengurangi
kriminalitas?
8.
Bagaimana caranya mengurangi kemiskinan?
9.
Apa dampak meningkatnya permasalahan
sosial dimasyarakat?
10.
Bagaimana cara mengurangi permasalahan
sosial?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar