ILMU
SOSIAL DASAR
BAB
I
PENDAHULUAN
Segala puji syukur atas kehadirat
Tuhan Yang Maha Pemurah, karena berkat kemurahanNya makalah ini dapat saya
selesaikan. Makalah ini disusun agar kita dapat memperluas wawasan kita tentang
Ilmu Sosial Dasar.
Makalah ini dibuat dalam rangka
pembelajaran mata kuliah Ilmu Sosial Dasar (softskil). Pemahaman tentang
manusia dan hal – hal yang berkaitan dengannya sangat diperlukan, dengan suatu
harapan suatu masalah dapat diselesaikan dan dihindari kelak, sekaligus
menambah wawasan bagi kita semua.
Makalah ini, tentunya masih jauh
dari kesempurnaan, karena penulis juga masih dalam tahap pembelajaran. Oleh
karena itu arahan, koreksi dan saran, sangat penulis harapkan. Semoga makalah
ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada pembaca.
BAB
II
PEMBAHASAN
Ilmu Sosial Dasar (ISD) adalah
suatu program pelajaran baru yang
dikembangkan di perguruan tinggi. Pengembangan Ilmu Sosial Dasar ini sejalan
dengan relisasi perkembangan ide dan pembaruan system pendidikan yang bersifat
dinamis dan inovatif. Ilmu-ilmu Sosial Dasar (ISD) ini dipergunakan dalam
pendekatan sekaligus sebagai sarana jalan keluar untuk mencari pemecahan
masalah sosial yang berkembang dalam kehidupan masyarakat.
Melalui penelaan dan pendalaman
Subject-oriented.tersebut, proses pendalaman bidang- bidang ilmu menuju
spesialisasi keahlian telah berlangsung. Dengan demikian, dapat disimpulkan
bahwa antara ilmu-ilmu sosial dan ilmu-ilmu sosial dasar (ISD) tidak terdapat
perbedaan yang prinsipil sepanjang menyangkut konsep dasar atau pengetahuan
dasar ilmu-ilmu sosial. Perbedaan itu terjadi pada pendekatan bidang studinya
saja. Ilmu-ilmu sosial dasar bersumber pada konsep dasr ilmu-ilmu sosial yang
terintegrasi. ISD dipergunakan mencari pemecahan masalah kemasyarakat melalui
pendekatan interdisipliner maupun multidisipliner ilmu-ilmu sosial. Di pihak
lain, pengantar-pengantar ilmu-ilmu sosial disajikan secara teoritis, yang
menyangkut ruang lingkup, metode dan sistematisasinya.
Latar belakang Ilmu Sosial Dasar
(ISD) dimulai sejak terjadinya kritik-kritik yang ditunjukkan pada system
pendidikan di perguruan tinggi oleh sejumlah cendikiawan, terutama sarjana
pendidikan sosial dan kebudayaan. Mereka menganggap system pendidikan yang
tengah berlangsung saat itu berbau colonial. Selain itu, masih merupakan
warisan pendidiakn pemerintah Belanda, yaitu kelanjutan dari politik balas budi
yang dianjurkan oleh Conrad Theodore Van Deventer, untuk menghasilkan tenaga
terampil tukang-tukang yang mengisi birokrasi mereka dibidang adminstrasi,
pedagang, tehnik dan keahlian lain mengeksploitasi kekayaan Negara. Padahal
tenaga ahli yang dihasilkan oleh perguruan tinggi diharapkan memiliki tiga
jenis kemampuan yang meliputi personal, akademik dan professional.
Berpangkal pada tujuan di atas, ada
dua masalah yang dapat dipakai sebagai bahan pertimbangan untuk menetukkan
ruang lingkup pembahasan mata kuliah ilmu sosial dasar, yaitu :
a. ada berbagai aspek pada kenyataan yang
merupakan suatu masalah sosial. Biasanya, masalah sosial dapat ditangggapi
dengan pendekataan yang berbeda-beda oleh bidang- bidang pengetahuna keahlian
yang berbeda-beda pula, baik sebagai pendekatan tersendiri, mapupun gabungan
(antar bidang).
b. Adanya berbagai golongan dan kesatuan sosial
dalam masyarakat yang masing-masing mempunyai kepentingan kebutuhan serta
pola-pola pemikiran dan pola-pola tingkah laku sendiri, tetapi memilki banyak
persamaan kepentingan kebutuhan serta persamaaan dalam pola-pola pemikran dan
tingkah laku yang menyebabkanadanya pertentangan maupun hubungan-hubungan setia
kawan dan kerja sama dalam masyarakat itu.
Masalah sosial yang dihadapi oleh setiap masyarakat manusia
tidaklah sama antara yang satu satu dan yang lainnya. Hal itu disebabakan
perbedaan tinkat perkembangan kebudayaan dan masyarakatnya, serta keadaan
lingkungan alamnya tempat masyarakat itu hidup, masalah tersebut dapat terwujud
sebagai masalah social, moral, politik, ekonomi, agama ataupun masalah lainnya.
Yang membedakan masalah sosial dari masalah lainnya adalah
masalah sosial selalu berkaitan dengan nilai-nilai moral dan pranata sosial,
serta selalu berkaitan dengan hubungan manusia dan dengan konteks-konteks
normatif tempat hubungan manusia terwujud.
Dengan demikian, suatu masalah sosial ini terutama di
tekankan pada adanya kondisi atau keadaan tertentu dalam kehidupan sosial
waraga masyarakat yang bersangkutan. Kondisi atau keadaan sosial tertentu
sebenarnya merupakan hasil dari proses kehidupan manusia yang berusaha untuk
memenuhi kebutuhan jasmaninnya, kebutuhan-kebutuhan sosial dan
kebutuhan-kebutuhan kejiwaan. Dalam usaha untuk pemenuhan kebutuhan tersebut,
manusia menggunakan kebudayaan sebagai model petunjuk dalam menggunakan
lingkungan alam dan sosial masyarakat.
Masalah-masalah sosial dan kajian dalam ilmu sosial dasar
Dalam kata masalah itu sendiri memiliki suatu definisi yaitu
suatu soal yang harus diselesaikan,dalam masalah sosial diartikan bahwa
masalah sosial yang terjadi di masyarakat dapat berdampak ke sebagian mayarkat
dan di situasi dan kondisi seperti itu dapat diatasi dengan kebersamaan
Contoh-contoh masalah sosial yang ada dimasyarkat khusunya
di Indonesia.
1.
Kemiskinan
Kemiskinan adalah dimana ketidak mampuan dalam mencapai
sesuatu yg diharapkan.dalam kemiskinan itu sendiri mempunyai
faktor-faktor yang mempengaruhi sperti; tingkat pendidikan dan pekerjan yang
semakin sedikit, dalam pekerjaan itu sendiri sekarang mempunyai standar
untuk diterima sebagai karyawan dan adanya kontrak pegawai.
2.
Pendidikan
Di Indonesia dengan pendidikan yang kurang merata banyak
sekali anak yang berhenti sekolah bahkan ada yg belum pernah mengenyam
pendidikan, sedangkan pendidikan sangat berarti bagi kelanjutan hidup.
Pemerintah memberikan anggaran dana untuk sekolah namun dalam beberapa fakta
masih banyak anak yg beum bisa mengenyam pendidikan
3.
Kejahatan
Indonesia dalam presenatse kejahatan cukup tinggi
apalai di kota-kota besar, kejahatan ini biasanya bermotifkan ekonomi,
kejahatan itu sendiri memiliki pelaku yang dari orang yg tidak terpelajar dan
terpelajar.
4.
Penganguran
Pengangguran adalah ketidak mampuan bersaing dalam
dunia kerja, dan ini menjadi masalah serius untuk di beberapa negara
berkembang. Biasanya penganguran bertambah tapi tempat kerja tetap bahkan
berkurang, dan penduduk yang dari desa memadati ibu kota berharap mendapat
kerja yang layak.
5.
Keadilan
Keadilan adalah kondisi kebenaran ideal secara moral
mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau orang. Menurut sebagian besar
teori, keadilan memiliki tingkat kepentingan yang besar. John Rawls, filsuf
Amerika Serikat yang dianggap salah satu filsuf politik terkemuka abad ke-20,
menyatakan bahwa “Keadilan adalah kelebihan (virtue) pertama dari institusi
sosial, sebagaimana halnya kebenaran pada sistem pemikiran” . Tapi, menurut
kebanyakan teori juga, keadilan belum lagi tercapai: “Kita tidak hidup di dunia
yang adil”. Kebanyakan orang percaya bahwa ketidakadilan harus dilawan dan
dihukum, dan banyak gerakan sosial dan politis di seluruh dunia yang berjuang
menegakkan keadilan.
Definisi-definisi beberapa istilah umum dalam Ilmu Sosial
Dasar
a) Paradigma
Kumpulan tata nilai yang membentuk pola pikir seseorang
sebagai titik tolak pandangannya sehingga akan membentuk citra subjektif
seseorang mengenai realita dan akhirnya menentukan bagaimana sesorang
menanggapi realita tersebut.
Contoh: Fanatisme akan sebuah kelompok
b) Teori
Sebuah sistem konsep abstrak yang mengindikasikan adanya
hubungan diantara konsep-konsep tersebut yang membantu seseorang untuk
memahanmi sebuah fenomena.
Contoh: Teori Fungsionalis ( Functionalist Theory )
Konsep yang berkembang dari teori ini adalah cultural
lag (kesenjangan budaya). Konsep ini mendukung Teori Fungsionalis untuk
menjelaskan bahwa perubahan sosial tidak lepas dari hubungan antara unsur-unsur
kebudayaan dalam masyarakat. Menurut teori ini, beberapa unsur kebudayaan bisa
saja berubah dengan sangat cepat sementara unsur yang lainnya tidak dapat
mengikuti kecepatan perubahan unsur tersebut. Maka, yang terjadi adalah
ketertinggalan unsur yang berubah secara perlahan tersebut. Ketertinggalan ini
menyebabkan kesenjangan sosial atau cultural lag .
c) Konsep
Merupakan penyusun utama dalam pembentukkan pengetahuan
ilmiah dan filsafat pemikiran manusia.
Contoh:Konsep UUD yang bertahan sampai saat ini.
d) Prinsip
Kebenaran yang menjadi pokok dasar berfikir dan bertindak.
Contoh:Prinsip ekonomi dorongan atau alasan seseorang
melakukan tindakan ekonomi dengan tujuan mendapatkan sesuatu
e) Fakta
Suatu informasi yang bersifat nyata atau benar-benar
terjadi,Fakta selalu disertai dengan bukti yang mendukung kebenarannya.
Contoh:Fakta bahwa Aldof Hitler adalah pemimpin NAZI
f) Hipotesis
Jawaban sementara terhadap masalah yang masih bersifat
praduga karena masih harus dibuktikan kebenarannya.
Contoh:Hipotesis sering sekali digunakan pada saat melakukan
penelitian Ilmiah yang memuat dugaan-dugaan yang kita sangka pada sebuah
penelitian.
g) Postulat
Pernyataan yang disepakati benar tanpa perlu adanya
pembuktian kebenaran.
Contoh:Manusia sebagai makhluk sangat membutuhkan oxygen
h) Persepsi
Sebuah proses saat individu mengatur dan menginterpretasikan
kesan-kesan sensoris mereka guna memberikan arti bagi lingkungan mereka.
Contoh:Persepsi manusia mengenai surga dan neraka
i) Sistem
Suatu kesatuan yang terdiri dari komponen atau elemen yang
dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi,materi atau energi
Kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan yang berada
dalam suatu wilayah serta memiliki item-item penggerak
Contoh:Negara merupakan sebuah sistem yang harus memiliki
sekurang-kurangnya 3 komponen utama,yaitu: pemerintah yang berdaulat,wilayah
yang dikuasai serta penduduk yang mendiami wilayahtersebut.
j) Ratifikasi
Ratifikasi adalah proses adopsi perjanjian internasional,
atau konstitusi atau dokumen yang bersifat nasional lainnya (seperti amandemen
terhadap konstitusi) melalui persetujuan dari tiap entitas kecil di dalam
bagiannya.
Contoh:Ratifikasi Indonesia mengenai statuta Roma yang
memuat dasar-dasar hukum internasional.
BAB
III
PENUTUP
Dengan ini saya mengucapkan terimaksih kepada semua pihak
atas selesainya tugas saya mudah mudahan apa yang saya jelaskan tentang ilmu
sosial dasar semoga dapat berguna untuk orang banyak dan dapat membantu untuk
generasi selanjutnya
DAFTAR
PUSTAKA
SOAL
1.
Apa pengertian dari ilmu sosial dasar?
2.
Ilmu sosial dasar sering dipergunakan untuk?
3.
Apa latar belakang munculnya ilmu sosial dasar?
4.
Sebutkan dua masalah yang dapat dipakai sebagai
bahan pertimbangan untuk menetukkan ruang lingkup pembahasan mata kuliah ilmu
sosial dasar ?
5.
Apa yang membedakan masalah sosial dari masalah
lainnya?
6.
Apa yang terjadi jika tidak ada ilmu sosial
dasar?
7.
Apa masalah masalah negatif di indonesia?
8.
Apa arti dari istilah pradigma?
9.
Apa arti dari istilah konsep?
10.
Kapan ilmu isd digunakan ?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar