Laporan
pembudidayaan ikan cupang
Pemijahan ikan cupang
Pada Saat Pemijahan kami memilih 3 indukan jantan dan 3 indukan betina. Cara pemilihannya dengan cara yaitu jantan yang lebih sering mengeluarkan busa itu tandanya adalah jantan yang sudah siap untuk di kawinkan.
Kami siapkan 3 baskom ukuran besar untuk tahap pemijahan yang akan di isi oleh 3 pasang indukan. Baskom langsung kami taruh air sumur yang telah di diamkan atau di endapkan selama 1 hari. Setelah itukami masukan daun eceng gondok untuk tempat indukan menaruh telur. Kami bolongkan sedikit di tengah daun agar keliatan telur jika sudah ada.
Setelah semua sudah siap Masukan indukan jantan terlebih dahulu ke dalam baskom yang telah di isi air. Setelah itu betina kami tidak langsung memasukan ke dalam air namun kami taruh gelas yang bening. Dan gelas bening tersebut ditaruh di dalam baskom mungkin pada proses ini dimaksud agar sang jantan mengeluarkan gelembung sebagai tempat menaruh anak anaknya nanti. Setelah sudah siap semua diamkan selama sehari dan saya juga menutup baskom dengan koran agar proses yang akan dijalani oleh indukan tidak terganggu.
Setelah
1 hari didiamkan jika pejantannya sudah mengeluarkan busa yang banyak tuangkan
betina ke dalam baskom.dan tunggu beberapa hari . Tutup dengan koran lagi
karena pada proses ini indukan sangan sensitif terhadap lalulalang dan usahakan
tidak berisik. Setelah 3 hari dari tanggal betina dimasukan kami meliahat
apakah ada telur apa tidak . alhasih 1 pasang berhasil dan 2 pasang belum ada
telurnya dan langsung kami pisahkan. Setelah terlihat telurnya kami pisahkan
betina. Karena yang bertugas menjaga telur adalah sang jantan
Setelah 3 hari setelah terlihat
telurnya akan terlihat seperti ini
Setelah 1 hari kemudian telur
sudah banyak yang menetas
Inilah setelah 4 hari kemudian
Setelah itu kami beri pakan
Kuning telur namun pada saat 2 hari
kemudian kami mencium bau yang menyengat dan airnya pun menjadi kotor maka kami
pindahkan burayak tersebut ke baskom yang di isi dengan air bersih. Diair tersebut kami memberi pakan air cucian
kol itu kami tau dari internet katanya bakteri dari cucian kol itu bisa untuk
pakan burayak. Namun sehari setelah pemindahan tempat tersebut burayak mati
semua. Mungkin kami membuat kesalahan yang pertama kami masih ragu terhadap air
perasan kol. Yang ke dua kami memisahkan indukan jantan pada saat pemindahan
tempat tersebut.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar