Senin, 20 April 2015

Laporan pembudidayaan ikan cupang











Pemijahan ikan cupang





Pada Saat Pemijahan kami memilih 3 indukan jantan dan 3 indukan betina. Cara pemilihannya dengan cara yaitu jantan yang lebih sering mengeluarkan busa itu tandanya adalah jantan yang sudah siap untuk di kawinkan.





Kami siapkan 3 baskom ukuran besar untuk tahap pemijahan yang akan di isi oleh 3 pasang indukan. Baskom langsung kami taruh air sumur yang telah di diamkan atau di endapkan selama 1 hari. Setelah itukami masukan daun eceng gondok untuk tempat indukan menaruh telur. Kami bolongkan sedikit di tengah daun agar keliatan telur jika sudah ada.





Setelah semua sudah siap Masukan indukan jantan terlebih dahulu ke dalam baskom yang telah di isi air. Setelah itu betina kami tidak langsung memasukan ke dalam air namun kami taruh gelas yang bening. Dan gelas bening tersebut ditaruh di dalam baskom mungkin pada proses ini dimaksud agar sang jantan mengeluarkan gelembung sebagai tempat menaruh anak anaknya nanti. Setelah sudah siap semua diamkan selama sehari dan saya juga menutup baskom dengan koran agar proses yang akan dijalani oleh indukan tidak terganggu.


                Setelah 1 hari didiamkan jika pejantannya sudah mengeluarkan busa yang banyak tuangkan betina ke dalam baskom.dan tunggu beberapa hari . Tutup dengan koran lagi karena pada proses ini indukan sangan sensitif terhadap lalulalang dan usahakan tidak berisik. Setelah 3 hari dari tanggal betina dimasukan kami meliahat apakah ada telur apa tidak . alhasih 1 pasang berhasil dan 2 pasang belum ada telurnya dan langsung kami pisahkan. Setelah terlihat telurnya kami pisahkan betina. Karena yang bertugas menjaga telur adalah sang jantan

Setelah 3 hari setelah terlihat telurnya akan terlihat seperti ini





Setelah 1 hari kemudian telur sudah banyak yang menetas

Inilah setelah 4 hari kemudian

Setelah itu kami beri pakan Kuning telur  namun pada saat 2 hari kemudian kami mencium bau yang menyengat dan airnya pun menjadi kotor maka kami pindahkan burayak tersebut ke baskom yang di isi dengan air bersih.  Diair tersebut kami memberi pakan air cucian kol itu kami tau dari internet katanya bakteri dari cucian kol itu bisa untuk pakan burayak. Namun sehari setelah pemindahan tempat tersebut burayak mati semua. Mungkin kami membuat kesalahan yang pertama kami masih ragu terhadap air perasan kol. Yang ke dua kami memisahkan indukan jantan pada saat pemindahan tempat tersebut. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Aspek Organisasi

DESKRIPSI USAHA “ FAMILY LAUNDRY” FORUM VCLASS M5 PENGANTAR BISNIS TEKNOLOGI INFORMASI                                            ...